Kritik Bhayangkara FC untuk LIB

Oleh : agensbobet89 | Pada February 25th, 2018

 Kritik Bhayangkara FC untuk LIB

AgenSbobet89 – Perkembangan sepekbola Indonesia menjadi terlihat begitu sangat lamban, dan berbeda dengan perkembangan sepakbola di negara-negara tetangga lainnya karena adanya beberapa faktor penting yang selama ini cenderung terjadi di dalam tubuh sepakbola tanah air.

Faktor politik sering menjadi warna dalam kesemrautan arah sepakbola negara ini. Setelah dihukum oleh FIFA beberapa tahun silam, sepekbola Indonesia sekarang terancam kembali kisruh, lagi-lagi ini ada kaitannya dengan soal-soal intrik.

Teranyar, yang membuat kick off liga 1 Indoesia harus ditunda, karena ada larangan dari pihak PSSI sebelum hutang PT Liga Indonesia Baru (LIB) dilunasi. Liga 1 Indonesia yang dijadwalkan akan mulai bergulir pada tanggal 10 maret 2018 harus ditunda gara-gara pihak LIB tidak menunaikan kewajibannya untuk membayar hak-hak subsidi klub-klub sebesar 7,5 miliar.

Molornya kick-off liga 1 Indonesia ini akan sangat berdampak besar kepada klub-klub dan timnas garuda di pentas internasional. Khusus untuk klub-klub liga 1 Indonesia, jika kick-off liga 1 benar-benar ditunda akan sangat berdampak pada kualitas dan ritme permainan mereka besok, karena akan ada banyak laga tunda yang harus diselesaikan akibat penundaan kick-off itu, dan itu akan berdampak pada kesimbangan tim tentunya,karena jadwal bertanding akan menjadi sangat padat.

Oleh sebab itulah kemudian, Bhayangkara FC memberikan kritik tajam yang dialamatkan kepada pihak LIB selaku pihak yang bertanggung jawab untuk segera melunasi hutang itu, karena ini hanya akan menjadi kemunduran bagi persepkabolaan tanah air secara umum.

Pihak LIB sebelumnya berjanji akan segera menyelesaikan masalah ini dengan cara pembayaran bertahap selama tiga kali. Akan tetapi sampai detik ini, pembayaran yang pihak LIB lakukan hanya satu kali pada Januari lalu dengan jumlah nominal 600 juta. Dengan alasan permasalahan sponsor.

Oleh sebab itu, pihak Bhayangkara FC melancarakan kritik yang diwakili oleh manajer AKBP Sumardji “kita (bhayangkara FC), ingin agar LIB segera melunasi hutang-hutangnya kepada klub yang menjadi operator pertangan liga 1 2017, dan memang seharusnya hal itu dilakukan sebelum kick-off 2018 dimulai, karena sampai sekarang pihak Bhayangkara FC tidak mendapatkan haknya sebagai jawara liga 1 2017”. Sumardi pun tidak menampik jika LIB tidak segera menunaikan tugasnya akan mogok bertanding.